Showing posts with label terapi herbal. Show all posts
Showing posts with label terapi herbal. Show all posts

Wednesday, April 27, 2011

Stroberi Penangkal Kanker

Siapa yang tidak kenal dengan buah segar ini. Rasanya yang asam-asam manis tak hanya enak dimakan tapi juga sering menjadi hiasan cake dan minuman. Dibalik rasanya yang asam, ternyata banyak sekali manfaatnya

Stroberi (fragaria vesca) pertama kali disemaikan di Brittany, Prancis, tahun 1740 silam. Selanjutnya buah ini semakin dikenal di dunia, termasuk di Indonesia.

Agar buahnya tetap segar dan manis, stoberi cocok ditanam di dataran tinggi. Tak hanya rasanya yang segar, si merah yang cantik ini menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan, diantaranya mencegah kanker.

Stroberi kaya akan kandungan fenol, seperti antosianin dan elagitanin. Warna merah menyala pada buah ini berasal dari kandungan antosianin yang juga berperan sebagai antioksidan untuk melindungi struktur sel dalam tubuh serta mencegah kerusakan oksigen pada organ tubuh manusia.

Antioksidan mampu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas yang diduga berperan dalam pembentukan berbagai jenis sel kanker. Elatiganin dalam buah merah itu umumnya dikaitkan dengan penurunan tingkat kematian karena kanker.

Selain kaya akan kandungan vitamin C, stroberi juga merupakan sumber vitamin B5, B6, K, mangan, asam folat, kalium, riboflavin, tembaga, magnesium dan omega-3 asam lemak.

Beri ini juga dikenal dapat menekan peradangan yang ditimbulkan akibat rematik, osteoarthritis dan asma.

Salah satu studi menyebutkan, stroberi merupakan salah satu dari delapan makanan yang paling banyak dikaitkan dengan penurunan tingkat kematian karena kanker.

Selain daging buahnya yang bermanfaat, daun dan akar stroberi dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit sendi. Untuk mengobati kulit yang terbakar, stroberi dapat dimanfaatkan dengan mengoleskan buahnya pada bagian yang sakit.

(dari berbagai sumber, suaramerdeka.com dll)

Selengkapnya...

Tuesday, April 26, 2011

Manfaat Petai

Jika mendengar kata petai (pete), pasti yang ada di pikiran Anda adalah sayuran yang apabila dimakan akan membuat nafas berbau tidak sedap. Bahkan, tidak jarang, Anda akan menyingkirkannya jika menemukan dalam makanan.

Petai atau di beberapa tempat disebut mlanding adalah tanaman yang berasal dari negara tropis, seperti Indonesia. Sayuran dengan buahnya yang menimbulkan bau khas ini, termasuk dalam suku polong-polongan. Tanaman yang memiliki nama latin parkia speciosa biasa disajikan sebagai campuran masakan atau dihidangkan sebagai lalapan.

Namun sayur yang biasa menjadi pelengkap beberapa masakan tradisional dan sambel asli Indonesia ini ternyata memiliki banyak manfaat yang mungkin belum pernah Anda duga sebelumnya.

Sumber gizi penting

Penelitian menunjukkan bahwa buah petai memiliki kandungan sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Ketiga zat ini adalah gula alami yang bisa menghasilkan energi instan bagi mereka yang mengkonsumsinya. Bahkan, kandungan protein dalam petai empat kali lebih banyak daripada apel. Selain itu, kandungan karbohidrat, fosfor, vitamin A, zat besi dan vitamin serta mineral lainnya dalam petai juga masih lebih banyak bila dibandingkan apel.

Atasi anemia

Anemia biasanya ditandai dengan gejala-gejala seperti tubuh lemas, letih dan kurang bersemangat. Anemia juga menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan konsentrasi dan nyeri pada persendian tulang. Hal ini, terjadi karena tubuh kekurangan zat besi. Kandungan zat besi yang tinggi dalam petai sangat bermanfaat untuk mengurangi anemia atau kurang darah.

Kurangi depresi dan stres

Ketika Anda mengalami stres atau bad mood, itu tandanya Anda kekurangan triptofan. Triptofan adalah suatu asam amino esensial yang apabila dikonsumsi, maka akan diubah menjadi serotonin, yang mampu mempengaruhi sistem kerja saraf dan berfungsi memperbaiki mood.

Stres juga berisiko mempercepat metabolisme tubuh dan mengurangi kalium dalam tubuh. Kalium berguna menstabilkan detak jantung dan memperlancar aliran oksigen ke otak. Untuk itu, ketika stres, Anda memerlukan lebih banyak kalium untuk tubuh. petai memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi.

Menyehatkan mata dan meningkatkan konsentrasi

Petai memiliki kandungan vitamin A yang cukup tinggi, yaitu 200 IU per 100 mg. Seperti diketahui, vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan kornea mata. Kalium dalam petai juga dapat meningkatkan konsentrasi dan kemampuan otak sehingga baik untuk membantu mereka yang kesulitan dalam belajar.

Mengurangi tekanan darah tinggi dan mencegah stroke

Kandungan kalium yang tinggi, namun rendah garam dalam petai mampu menstabilkan detak jantung. Tekanan darah yang terjaga akan menurunkan risiko terserang penyakit jantung dan gejala stroke. Bahkan The New England Journal of Medicine merilis hasil penelitian yang menyebutkan bahwa mengonsumsi petai secara teratur mampu menurunkan risiko kematian akibat stroke hingga 40 persen.

Memperlancar pencernaan

Serat juga banyak terkandung dalam petai. Serat atau fiber berguna memperlancar pencernaan. Bagi Anda yang sering mengalami gangguan pencernaan seperti konstipasi atau sembelit, mengonsumsi petai akan sangat membantu mengurangi penderitaan Anda. Petai juga memiliki efek antasid pada tubuh. Jika Anda merasa mual dan begah karena makan terlalu banyak, petai mampu mengurangi rasa sakit tersebut. (sumber : suaramerdeka.com)

Selengkapnya...

Monday, April 18, 2011

Khasiat Sirsak #4 : Resep Sirsak

1. Relaksasi dan membuat tidur
Tiga lembar daun sirsak. Cuci daun sirsak, masukkan dalam secangkir air panas lalu diamkan selama 5—10 menit. Setelah itu angkat daun. Untuk menambah citarasa, tambahkan gula dan beri perasan jeruk lemon.

2. Bisul
Ambil 15—30 g daun sirsak segar. Cuci bersih lalu peras sampai keluar ekstrak. Minum ekstrak daun sirsak 3 kali sehari. Ampasnya untuk mengompres bisul.
Bila direbus, masukkan 10 g daun sirsak kering dalam 3 gelas air. Angkat sampai menjadi 1 gelas air. Setelah itu minum 3 kali sehari.
Cara lain: ambil segenggam daun sirsak. Tumbuk sampai halus lalu taruh di sekeliling bisul. Biarkan sampai mengering. Ulangi sampai bisul pecah. Setelah itu oleskan antiseptik.

3. Antikejang
Rebus 7 lembar daun dalam 3 gelas air. Saring sampai menjadi 1 gelas. Tambahkan sedikit gula merah dan garam. Minum setengah gelas setiap pagi dan sore hari.

4. Pengobatan tradisional di Belize, Amerika Tengah.
Menurunkan panas: Rebus daun sirsak atau minum teh daun sirsak. Cara lain,taruh beberapa lembar daun sirsak dalam bak mandi.
Cacar: Remas daun sirsak segar, oleskan ke kulit.
Rematik dan eczea: Blender daun sirsak muda sampai seperti bubur. Lulurkan ke kulit. Cara itu dapat meringankan penyakit.
Kaki bengkak dan pembengkakan lain: kompres bagian yang bengkak dengan daun sirsak yang dijadikan seperti teh.
Jus buah sirsak dapat mengatasi urethritis, haematuria and liver ailments

5. Keputihan

Campur 15 lembar daun sirsak dengan 5 ruas jari kunyit yang telah dipotong-potong. Lalu masukkan dalam air sebanyak 5 gelas, tambahkan garam, madu atau gula merah. Setelah itu rebus sampai jadi 3 gelas air. Minum rebusan 3 kali sehari masing-masing segelas.

6. Darah tinggi

Rebus daun sirsak dan rambut jagung manis (muda) dan minum 2—3 kali sehari.

7. Kolesterol
Ambil 3—5 daun sirsak lalu rebus dalam 3 gelas air. Angkat dan saring daun setelah menjadi 1 gelas. Minum secara rutin setiap hari selama sebulan. Cara lain: jus 50—100 g/hari buah sirsak. sumber : trubus online.com
Selengkapnya...

Saturday, April 16, 2011

Khasiat Sirsak #3 : Multikhasiat Sirsak

Sirsak sesungguhnya bukan barang baru dalam pengobatan tradisional di tanah air. Secara turun-temurun masyarakat mengonsumsi daun dan buah sirsak untuk menyehatkan tubuh. Masyarakat Aceh, misalnya, menyantap buah sirsak untuk mengatasi hepatitis. Selain itu mereka juga memanfaatkan daun sebagai obat batuk. Bagi etnis Sunda buah sirsak yang masih muda berfaedah sebagi penurun tekanan darah tinggi; daun, untuk menghilangkan mual, bisul, dan rematik.

Etnis Madura memanfaatkan buah sirsak untuk meredakan diare dan sakit perut. Adapun etnis Kutai memilih daun untuk mengobati diare. Masyarakat etnis Dayak percaya mengonsumsi buah sirsak menghilangkan mual. Secara empiris buah atau daun Annona muricata manjur mengatasi beragam penyakit. Daun berfaedah untuk mengatasi luka borok, bisul, kejang, jerawat, dan kutu rambut. Sedangkan buah graviola atau sirsak berkhasiat untuk mengobati disentri, empedu akut, dan kencing batu.

Untuk meramu daun sirsak relatif mudah. Pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Ervizal A. M Zuhud, MS, mengatakan untuk memperoleh khasiat itu kita dapat merebus daun dan membuat jus daging buah. Zuhud yang juga menjabat kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan IPB merebus 10 daun tua dalam 2 gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, ia menyaring, dan hasil rebusan siap konsumsi.

Banyak herbalis yang meresepkan sirsak. Sarah Kiswanti, herbalis di Bandung, Jawa Barat, memakai daun sirsak untuk mematangkan bisul. Caranya, “Tumbuk daun lalu oleskan ke bisul. Setelah pecah, olesi bagian yang luka dengan antiseptik,” kata Sarah. Ia juga memanfaatkan daun sirsak untuk antikejang. Menurut herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana, daun sirsak memang tokcer mengatasi radang seperti bisul. Selain itu, “Daun sirsak dapat menyembuhkan keputihan, meluruhkan kolesterol, dan hipertensi,” kata Lina.

Sabar
Pasien memang perlu sabar hingga menggapai kesembuhan. Harap mafhum, layaknya herbal lain efek penyembuhan baru terasa setelah rutin mengonsumsi daun sirsak selama 1 bulan. Berdasarkan pengalaman Lina, daun sirsak dapat menuntaskan penyakit yang disebabkan radang dalam waktu 3 bulan. Dokter dan herbalis di Jakarta Timur, dr Willie Japaries MARS juga sepakat. Menurut Willie penggunaan terapi kanker lebih lama lagi tergantung stadium.

Willie meresepkan daun sirsak dengan beberapa herba lain. Biasanya ia menggabungkan 3—4 macam tanaman obat. Harap mafhum, “Ada 2 tipe penyakit: panas dan dingin. Tipe yang sama berlaku untuk tanaman obat. Sirsak, bersifat netral sehingga cocok mengatasi radang dan kanker yang bersifat panas serta gondok bersifat dingin,” kata Willie. Gejala penyakit tipe panas tampak dari lidah merah, selaput kuning, nadi cepat, air seni pekat, dan demam. Sebaliknya, dingin dapat kelihatan dari selaput lidah licin dan urine bening.

Tanaman obat bersifat dingin adalah sambiloto, akar alang-alang, lendir lidah buaya, dan daun lotus. Sedangkan tanaman obat bersifat panas seperti jahe, ginseng, tembolok ayam, dan sisik trenggiling bagus untuk memperkuat daya tahan tubuh.
Sumber : Majalah Trubus On line
Selengkapnya...

Friday, April 15, 2011

Khasiat Sirsak #2: Kanker Prostat Stop dengan Daun Sirsak

Setiap kali berkemih, Sri Haryanto menahan nyeri yang luar biasa. Urine menetes perlahan seperti air keluar dari kran yang tersumbat.

Daun Sirsak

Kejadian itu menimpa Sri Haryanto pada malam hari. ‘Biasanya jam 9 malam saya mulai bolak-balik ke kamar mandi,’ kata Sri. Dalam semalam ia bisa 5 kali lebih ke kamar mandi. Ia tak tahan lagi menahan sakit, sehingga herbalis di Yogyakarta itu mendatangi rumahsakit terdekat untuk dikateter. Padahal, waktu sudah pukul 02.00 dinihari. Setelah dikateter, ia merasa lebih lega. Namun, keesokan malamnya urine masih tetap mampat.

Setelah 4 hari tak kunjung membaik, Sri memeriksakan diri ke dokter. Kelenjar prostatnya membengkak hingga 2,5 kali lipat ukurannya. Pembengkakan itu menutup saluran kemih. Sri menderita kanker prostat. Namun, karena usianya 70 tahun, dokter tidak memberikan pilihan lain selain terapi dengan sinar laser. Pemilik klinik Anugrah Agung itu agak ketar-ketir. ‘Dari buku yang saya baca, hanya 2 dari 10 orang yang berpeluang sukses menjalani terapi itu,’ kata Haryanto.

Setengah abad


Menurut Haryanto, kanker prostat itu buah dari kebiasaan menahan buang air kecil saat seminar dan acara lain. Kanker prostat cenderung menyerang pria di atas usia 50 tahun. Menurut data National Cancer Institute (NCI), Amerika Serikat, 70% pengidap kanker prostat berusia di atas 65 tahun.

Sebagian penderita tidak merasakan gejala serangan dan meninggal tanpa terapi. Sebagian lagi merasakan gejala antara lain susah berkemih, sering ingin berkemih pada malam hari, rasa sakit saat berkemih, serta rasa sakit di punggung bagian bawah, pinggang, dan paha atas. Data NCI terbaru menyebutkan pada 2010 ditemukan 217.730 penderita kanker prostat baru di Amerika Serikat, dan 32.050 di antaranya meninggal.

Selain menganjurkan terapi, dokter juga memberikan obat kepada Haryanto untuk konsumsi 3 kali sehari. Namun, Haryanto hanya menjalani terapi laser 2 kali dengan interval 3 bulan, masing-masing selama 1 jam. Bersamaan dengan itu, ia memilih mengonsumsi tanaman obat tradisional lantaran sudah terbiasa. Racikan jamu kunyit putih yang biasa ia berikan kepada pasien pun ia minum. Untuk diuretik alias melancarkan kemih, Sri mengonsumsi seduhan klembak berdosis 3 gram dengan air panas 3/4 gelas.

Yang istimewa, Sri menjadi rutin mengonsumsi jus buah sirsak. Sudah 10 tahun terakhir ia juga meresepkan sirsak – baik daun atau buah – kepada pasien kanker. Namun, perkenalannya pada sirsak untuk terapi pasien kanker terjadi jauh sebelum itu, tepatnya pada 1958. Ketika itu Haryanto masih bekerja sebagai perawat di sebuah rumahsakit swasta milik salah satu perusahaan ban. Salah seorang dokter yang bertugas di rumahsakit ketika itu berasal dari Jerman.

Dokter itu selalu menyarankan untuk memberikan jus buah-buahan tertentu pada pasien tergantung penyakit. Jus itu memang tidak serta-merta sebagai obat, tetapi sebagai makanan tambahan. Sebab, dokter tetap memberikan obat kimia. Itu mirip pasien demam berdarah yang mengonsumsi jus jambu biji Psidium guajava. Sementara para pasien bisul, infeksi, dan budukan menikmati jus sirsak.

Budukan yang dimaksud adalah semacam benjolan pada daging yang tak lain berupa tumor. Ketika itu istilah tumor atau kanker belum lazim. Dari pengalaman menjadi perawat dan beragam informasi terbaru tentang sirsak itulah Haryanto mulai meresepkan Annona muricata kepada pasiennya dan dirinya. Untuk pasien yang juga menderita diabetes, ia menganjurkan untuk mengonsumsi daun. Sedangkan untuk pasien lain, bisa memilih buah. Sebab, buah relatif manis dan kurang baik untuk penderita kencing manis.

Annomuricin

Bersamaan dengan menjalani terapi laser, Haryanto rutin mengonsumsi jus sirsak sebanyak 300 cc antara pukul 18.00 – 19.00 selama 3 bulan. ‘Harapannya, kandungan sirsak akan bereaksi saat malam hari,’ kata Haryanto. Menurut Sri, sirsak berkhasiat menguatkan stamina dan membuang racun dari dalam tubuh. Hasilnya, kanker di prostatnya mengempis dan ia sudah bisa berkemih dengan normal.

Herbalis lain di Yogyakarta, Lina Mardiana juga meresepkan daun dan buah sirsak untuk pasien kanker. Lina meresepkan daun dan buah sirsak secara turun-temurun dari ibunya sejak 1970-an.

Daun maupun buah sirsak terutama sebagai pengganti kemoterapi (maksimal kanker stadium3). Biasanya diberikan jika pasien tidak tahan kemoterapi, cirinya sudah 1 – 2 kali kemo tetapi badan lemah atau mual-mual.

Namun, tak jarang ada juga pasien yang tahan kemo dan daun sirsak diberikan bersama dengan terapi kemo. ‘Khasiat daun/buah sirsak itu untuk mengeliminasi radikal bebas, mengeringkan sel kanker dan terutama meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah,’ ujar Lina.

Pemanfaatan daun dan buah sirsak untuk membantu kesembuhan pasien kanker itu sejalan dengan beberapa penelitian. Salah satunya penelitian Prof Soelaksono Sastrodihardjo dari Institut Teknologi Bandung dan tim dari Purdue University, Amerika Serikat, yang membuktikan sirsak berkhasiat antikanker. Senyawa annomuricin E yang diisolasi dari daun sirsak itu memiliki efek sitotoksik pada beberapa sel kanker yang diuji termasuk sel PC-3 (karsinoma prostat). Area penghambatan senyawa kelompok acetogenin itu terhadap sel kanker prostat mencapai 2,28 x 10-1. (Tri Susanti)

Jus buah sirsak berkhasiat menguatkan stamina dan membuang racun dari dalam tubuh

Kanker menyebabkan pembengkakan kelenjar prostat yang dapat menutup/menghambat saluran kemih. Akibatnya sebagian penderita merasakan gejala susah berkemih

Sri Haryanto, kanker di prostat mengempis setelah menjalani terapi laser, meminum ramuan kunyit putih, dan rutin mengonsumsi jus buah sirsak

Sumber : Majalah Trubus Online

Selengkapnya...

Thursday, April 14, 2011

Khasiat Sirsak #1: Daun Sirsak vs Kemoterapi (Ribuan Kali Lebih Kuat)

Mengobati Kanker Serviks


‘Selamat ya, sudah hamil.’ Yanti Sumiati bertubi-tubi menerima ucapan itu dari rekan kerja, tetangga, dan saudara pada Mei 2010. Perutnya membesar. Banyak orang menerka ia hamil 5 bulan. Hati Yanti justru remuk‑redam. Sebab, bukan janin dalam kandungan, tetapi kanker serviks yang merenggut nyawa seorang perempuan setiap 4 menit.

Yanti Sumiati mengetahui kanker serviks itu ketika ia memeriksakan diri di sebuah klinik di Warungbuncit, Kotamadya Jakarta Selatan. Bagian bawah perut sakit, ‘Seperti ditusuk-tusuk, nyeri sekali,’ kata perempuan kelahiran Bogor, Jawa Barat, 20 Agustus 1978 itu. Rasa sakit menjalar ke kaki kiri. Kondisi itulah yang mendorong Yanti bergegas ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dr Slamet Zaeny SpOG, pada 6 Mei 2010.

Dokter yang memindai Yanti menggeleng-gelengkan kepala. ‘Lihat di monitor, kankernya sebesar kepala bayi,’ kata dr Slamet Zaeny SpOG seperti diulangi oleh Yanti. Kadar CA – indikator adanya sel kanker – 113,39 U/ml; normal, kurang dari 35 U/ml. Sambil berbaring, ia memandangi layar pemindai. Dokter menyarankan Yanti menjalani operasi. Namun, anak ke-3 dari 6 bersaudara itu memilih jalan lain. Sebab, sebelum pemeriksaan itu pada April 2008 ia menjalani operasi untuk mengatasi kista.

Namun, 2 tahun berselang ia terserang kanker serviks. Gejala munculnya kista sama persis dengan kanker serviks itu. Perempuan 32 tahun itu memilih pengobatan herbal. Ia mendatangi herbalis dan diberi 3 jenis herba dalam kapsul untuk sebulan. Sayang, Yanti yang membayar Rp9-juta tak mengetahui jenis tanaman obat yang ia konsumsi.

Batal operasi

Yanti disiplin mengonsumsi 3 kapsul herba itu 3 kali sehari. Namun, tanda-tanda kesembuhan tak kunjung muncul. Malahan perut kian membesar dan nafsu makan hilang. Warga Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasarminggu, Jakarta Selatan, itu juga mengalami insomnia dan merasa serbasalah: miring ke kiri sel kanker yang membesar ikut ke kiri, ke kanan, turut ke kanan. Keadaan itu menyebabkan Yanti memutuskan untuk menjalani operasi pada 10 Agustus 2010.

Sehari sebelumnya, ia menemui kedua orangtuanya di Ciampea, Kabupaten Bogor. Ketika itulah Yanti berjumpa dengan tetangganya, pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ervizal AM Zuhud MS. Zuhud mempunyai informasi tentang khasiat daun sirsak dari beberapa hasil penelitian di mancanegara. Guru besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor itu menyarankan agar Yanti mengonsumsi daun sirsak. Keesokan harinya, Yanti membatalkan operasi dan merebus 10 lembar daun sirsak segar dalam 3 gelas air hingga mendidih.

Setelah rebusan dingin, ia meminumnya. Frekuensi 3 kali sehari masing-masing segelas. Istri Fery Firmansyah itu juga menyantap daging buah sirsak sekali sehari. Ia memotong 4 bagian buah berukuran sedang, bobot 6 – 7 ons. Sepotong buah Annona muricata cukup untuk sehari. Pada 24 Agustus 2010, ia kaget bukan kepalang ketika mudah menarik risleting dan mengancingkan celana. Semula bukan hal gampang untuk mengenakan celana akibat perut yang kian membesar. Ia benar-benar baru sadar bahwa perut mengempis.

Pagi itu ia mencoba tidur, tetapi perutnya tanpa gelambir seperti sebelumnya. Ia miring ke kiri dan ke kanan beberapa kali, tetapi tak ada gumpalan dalam perut yang mengikuti gerakan seperti sebelumnya. ‘Saya menangis karena saking senangnya,’ kata perempuan yang menikah pada 2007 itu. Sembuh? Begitulah dugaan Yanti. Sebulan berselang ia menemui dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Hasil pemindaian menunjukkan tak ada lagi berjalan di serviks.

Menurut dokter sekaligus herbalis di Jakarta Timur, dr Willie Japaries MARS, hilangnya sel kanker dari serviks Yanti dapat melalui berbagai jalan seperti luruh bersama urine atau feses. Namun, menurut Yanti selama 14 hari konsumsi daun dan buah sirsak hingga perut mengempis, tak ada perubahan warna atau bentuk feses dan urine. Japaries mengatakan cara lain detoksifikasi adalah melalui keringat.

‘Pikiran saya lepas. Saya senang banget,’ katanya dengan wajah berbinar. Setelah perutnya mengempis, Yanti lahap setiap kali makan sehingga tubuh kian segar. Insomnia juga sirna sehingga kini ia bisa tidur nyenyak. Meski begitu hingga kini ia tetap mengonsumsi segelas rebusan daun sirsak sekali sehari.

10.000 kali

Perubahan kondisi perut yang semula seperti perempuan hamil lalu mengempis hanya dalam 2 pekan itu sangat cepat. Semula Zuhud memprediksi, perubahan itu baru tercapai setelah 3 bulan Yanti rutin mengonsumsi daun kerabat srikaya itu. Prediksi 90 hari itu berdasarkan informasi yang ia peroleh di internet.

Yanti Sumiati bukan satu-satunya yang merasakan khasiat daun anggota famili Annonaceae. Contoh lain, Sri Haryanto di Yogyakarta yang mengidap kanker prostat dan Yulisnawati (kanker payudara di Palembang, Sumatera Selatan).

Dokter juga menyarankan operasi pada Yulisnawati. Namun, ia lebih memilih mengonsumsi rebusan segelas daun sirsak 3 kali sehari. Dua bulan berselang, kondisi kesehatannya kian membaik. Yulisnawati belum mengecek ulang kondisi kanker. Pada kasus Haryanto, dokter tak menyarankan operasi karena usia pasien lanjut, 70 tahun. Haryanto yang juga herbalis itu mengonsumsi jus buah sirsak (baca: Sirsak Stop Kanker Prostat, halaman 18)

Selain ke-3 jenis kanker – serviks, payudara, dan prostat, daun sirsak juga terbukti secara ilmiah mengatasi antara lain kanker paru-paru, ginjal, pankreas, dan usus besar. Begitulah hasil riset peneliti di Sekolah Farmasi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, Jerry L McLaughlin. Peneliti yang memperoleh daun sirsak dari Garut, Jawa Barat, itu membuktikan bahwa daun Annona muricata manjur mengatasi 7 sel kanker. Daun sirsak yang selama ini terabaikan itu ternyata mujarab mengganyang sel kanker.

Ada apa di balik itu? Peneliti di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, Prof Soelaksono Sastrodihardjo PhD yang meriset daun sirsak bersama Jerry L McLaughlin menemukan senyawa aktif acetogenins. Mereka melakukan uji praklinis dengan memanfaatkan beragam sel kanker seperti sel kanker paru-paru dan pankreas. ‘Tujuan penelitian, mengembangkan ilmu pengobatan untuk mengatasi kanker,’ kata doktor Biologi alumnus Champaign Urbane University, Amerika Serikat, itu.

Acetogenins menghambat ATP kanker

‘Acetogenins menghambat ATP (adenosina trifosfat, red). ATP sumber energi di dalam tubuh. Sel kanker membutuhkan banyak energi sehingga membutuhkan banyak ATP,’ kata Sastrodihardjo. Acetogenins masuk dan menempel di reseptor dinding sel dan merusak ATP di dinding mitokondria. Dampaknya produksi energi di dalam sel kanker pun berhenti dan akhirnya sel kanker mati. Hebatnya acetogenins sangat selektif, hanya menyerang sel kanker yang memiliki kelebihan ATP. Senyawa itu tak menyerang sel-sel lain yang normal di dalam tubuh. ‘Acetogenins mengganggu peredaran sel kanker dengan cara mengurangi jumlah ATP. Hal ini yang membuat senyawa dalam daun sirsak dianggap selektif dan hanya memilih sel kanker untuk diserang,’ kata Sastrodihardjo.

Bukan hanya selektif, acetogenins juga dahsyat! The Journal of Natural Product membeberkan riset Rieser MJ, Fang XP, dan McLaughlin, peneliti di AgrEvo Research Center, Carolina Utara, Amerika Serikat, bahwa daun sirsak membunuh sel-sel kanker usus besar hingga 10.000 kali lebih kuat dibanding adriamycin dan kemoterapi.

Adriamycin yang mempunyai nama generik doxorubicin merupakan obat untuk mengatasi berbagai jenis kanker seperti leukemia, kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker pankreas. Sedangkan kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan jalan memasukkan zat atau obat yang mempunyai khasiat membunuh sel kanker.

Menurut peneliti di Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada (CCRC–UGM), Nur Qumara Fitriyah, riset McLaughlin menunjukkan dengan dosis kecil saja, daun sirsak efektif memberangus sel kanker. Berdasarkan riset McLaughlin ED50 ekstrak kasar daun sirsak < 20 µg/ml, sedangkan ED50 senyawa murni cuma < 4 µg/ml. Artinya dengan dosis rebusan 10 – 15 daun sirsak masih aman dikonsumsi. Tren sirsak Menurut Ervizal AM Zuhud penelitian sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena ‘mengancam’ kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga sirsak murah. Hasil penelitian itu, ‘Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan di dunia maya,’ kata kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, itu. Berbagai lembaga riset di tanahair juga mulai menguak rahasia daun sirsak dan kerabatnya. Sekadar menyebut contoh, periset di Pusat Studi Biofarmaka IPB, Prof Dr Latifah K Darusman, hingga kini meriset komponen kimia yang dominan di daun sirsak. Sedangkan peneliti di Universitas Gadjah Mada, Prof Dr Sismindari, meriset khasiat biji dan daun srikaya yang kaya ribosome inactivating protein (RIP). ‘RIP mampu merusak sintesis protein pada sel yang sedang tumbuh sehingga mati,’ kata Sismindari. Konsumsi daun sirsak bukan hanya untuk para pasien, tetapi juga baik bagi orang sehat. Menurut Ervizal AM Zuhud, kasiat daun sirsak bagi orang sehat, ‘Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat. Bagi pria, daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma.’ Di Indonesia kini para dokter dan herbalis meresepkan daun sirsak kepada para pasien. Ada yang meresepkan secara tunggal – hanya daun sirsak, tetapi ada pula yang meracik kombinasi daun sirsak dengan herbal lain seperti rimpang temuputih dan sambiloto. Mereka meresepkan daun sirsak antara lain untuk mengatasi beragam kanker. Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana meresepkan daun atau buah sirsak terutama sebagai pengganti kemoterapi pada pasien kanker. ‘Khasiat daun atau buah sirsak itu untuk mengeliminasi radikal bebas, mengeringkan sel kanker, menyembuhkan peradangan di dalam tubuh, dan terutama meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah,’ kata Lina Mardiana. Para dokter dan herbalis seperti Valentina Indrajati di Bogor, Jawa Barat, memilih daun yang sedang – tak terlalu tua dan tak terlampau muda. Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6. Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6. Para herbalis meresepkan daun sirsak bukan melulu untuk mengatasi sel kanker. Herbalis di Gegerkalong, Kotamadya Bandung, Jawa Barat, H Sarah Kriswanty, misalnya, meresepkan daun sirsak untuk mengatasi bronkhitis dan kejang. Sedangkan Lina Mardiana meresepkan daun sirsak untuk pasien yang menderita peradangan, misalnya radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien (baca: Sentosa Karena Graviola halaman 24). Menurut dr Willie Japaries MARS yang juga meresepkan daun sirsak, daun Annona muricata bersifat netral sehingga sesuai untuk mengatasi beragam jenis kanker. Herbalis lain yang juga meresepkan daun sirsak antara lain dr Prapti Utami di Jakarta Selatan dan Maria Andjarwati (Kelapagading, Jakarta Utara. Para herbalis dan dokter itu sebagian besar meresepkan daun sirsak baru pada 2 – 4 tahun silam. Pada umumnya mereka tak meracik, tetapi pasien yang menyiapkan sendiri sejak pencarian daun hingga merebus. Harap mafhum hingga saat ini di pasaran belum tersedia ekstraksi daun sirsak dalam kapsul seperti kapsul bermerek Graviola yang beredar di mancanegara. Oleh karena itu, mereka mempersiapkan sendiri. Pasien yang belum memiliki pohon biasanya membeli bibit sirsak. Dampaknya permintaan bibit juga meningkat. Produsen bibit buah-buahan di Pontianak, Kalimantan Barat, Simbul Haryadi mengatakan permintaan bibit sirsak pada September 2010 mencapai 400 bibit. Padahal, biasanya hanya 10 bibit per bulan. ‘Stok bibit di kebun sampai habis, sekarang saya sedang memperbanyak lagi,’ kata Haryadi. Begitu juga permintaan di nurseri Tebuwulung milik Eddy Soesanto di Cijantung, Jakarta Timur, yang mencapai 600 – 700 bibit per bulan. Lonjakan permintaan signifikan itu terjadi dalam 4 bulan terakhir. Produsen bibit buah di Bogor, Jawa Barat, Syahril sama juga. Permintaan bibit durian belanda itu fantastis, sejak Agustus 2010 mencapai 3.000 – 5.000 tanaman per bulan; sebelumnya, 500 bibit per bulan. Harga bibit setinggi 40 – 50 cm di berbagai penangkar Rp20.000 – Rp30.000. Menurut para penangkar tingginya permintaan bibit sirsak berkaitan dengan pemanfaatan daun atau buah sebagai obat tradisional. Benar kata Yeni Sumarni yang juga mengonsumsi daun sirsak, ‘Obat kanker itu ternyata murah meriah, kita tak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah.’ (Sardi Duryatmo/Peliput: Endah Kurnia Wirawati, Lastioro Anmi Tambunan, & Tri Susanti) Penawar Agar-agar Agar-agar sebagai penawar Pada hari pertama konsumsi rebusan daun sirsak, Yanti Sumiati tak merasakan perubahan berarti. Baru pada hari ke-2, ia berkeringat dingin. Bagian punggung panas sekali. Ia menggigil. Selain itu perut juga perih. ‘Rasanya saya ingin menyilet perut sendiri dan melihat bagian dalam ada apa sih?’ kata perempuan 32 tahun itu mengenang. Pada hari ke-3 konsumsi, kejadian itu terulang lagi. Punggungnya malah kian panas sehingga Yanti berendam diri di bak mandi untuk meredakannya. Yulisnawati di Palembang, Sumatera Selatan, yang mengidap kanker payudara dan mengonsumsi daun sirsak mengalami hal sama. Ia merasakan panas dan nyeri di bagian payudara. Herbalis di Bogor, Jawa Barat, Valentina Indrajati (46 tahun), menemukan fakta serupa. Banyak pasiennya yang menghubungi Valentina pada hari ke-2 atau ke-3 pascakonsumsi daun sirsak. Mereka mengeluhkan panas dingin seperti keluhan Yanti. ‘Tapi tak semua pasien begitu, pada umumnya pasien-pasien kanker,’ kata herbalis yang meresepkan daun sirsak sejak 2006 itu. Pasien nonkanker tak menghadapi keluhan seperti itu. Menurut pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ervizal AM Zuhud MS, tubuh panas dingin merupakan indikasi obat sedang bereaksi. Oleh karena itu ia menyarankan agar pasien meneruskan konsumsi daun sirsak. Pada hari ke-3 hingga kini, gejala seperti itu tak pernah muncul. Herbalis lain, Lina Mardiana juga mendapat laporan serupa dari para pasien. Untuk mengatasi hal itu, Mardiana menyarankan agar mereka merebus agar-agar hingga mendidih dan meminumnya ketika dingin. Panas dingin itu hanya berlangsung 2 hari. Pada hari-hari berikutnya pasien akan merasa nyaman. (Sardi Duryatmo)

Subhanallah…Maka benarlah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, beliau memerintahkan untuk berobat dan berupaya mencari kesembuhan serta tidak berputus asa dari kesembuhan atas suatu penyakit.
Perhatikan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam berikut:
لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ, فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ “Setiap penyakit itu pasti ada obatnya. Oleh karena itu, barangsiapa yang tepat dalam melakukan pengobatan suatu penyakit, maka dengan izin Allah azza wa jalla dia akan sembuh” (HR. Muslim no.2204 dalam kitab as-Salaam)
Nabi juga pernah bersabda: ماَ أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia turunkan penyembuh untuknya” (HR. Bukhori) Imam Ibnul Qayyim mengatakan: “Mengenai sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam ‘setiap penyakit itu pasti ada obatnya’, sebagai upaya untuk memperkuat jiwa orang yang sakit sekaligus dokter yang menanganinya. Beliau memerintahkan untuk menyelidiki serta mencari obat tersebut. Sebab, orang yang sakit jika menyadari ada obat yang dapat menghilangkan penyakit yang dideritanya itu, maka hatinya akan menggantungkan harapan pada kesembuhan dan sirnalah keputusasaan. Hingga akhirnya terbuka baginya pintu harapan. Jika jiwanya kuat, maka akan bangkitlah pula semangat instingnya, dan itulah yang menjadi sebab bagi munculnya kekuatan jiwa hewani, nabati, dan alami. Jika jiwa telah menguat, maka menguat pula keseluruhan pula seluruh kekuatan yang menyangganya sehingga berhasil menundukkan dan mengusir penyakit. (Zaadul Ma’aad) Dan yakinilah bahwa Allah-lah yang menjadi penyembuh, karena Allah azza wa jalla yang menetapkan obat tersebut, sebagaimana hadits di atas, Allah yang menurunkan sebuah penyakit sebagai ujian bagi manusia dan sekaligus menurunkan obatnya sebagai kasih sayang terhadap hamba-hambanya yang beriman. Allah berfirman dalam Al-Qur’an: وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِ
“Dan apabila aku sakit, Dia-lah Yang menyembuhkanku” (QS. Asy-Syu’araa’: 80)
sumber: Majalah Trubus Online, Nashirus Sunnah Blog

Selengkapnya...

Sunday, January 23, 2011

Tumpas berbagai penyakit dengan SAMBILOTO

SAMBILOTO, tanaman yang dijuluki sebagai king of bitter alias si raja pahit ini merupakan tumbuhan khas tropis. Sambiloto termasuk tanaman semak yang biasanya tumbuh liar.

Namun semakin tingginya kesadaran konsumsi obat herbal membuat banyak orang menyediakan lahan khusus untuk menanamnya.

Tinggi tanaman ini bisa mencapai 90 cm dan memiliki banyak cabang. Daun sambiloto kecil-kecil hijau tua dengan bunga berwarna putih. Selain daun, bagian batang, bunga dan akarnya sebenarnya juga bermanfaat untuk obat.

Kandungan senyawa aktif andrographolide dapat melindungi hati (hepatoprotektif) dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Bahkan, sambiloto juga dapat menekan pertumbuhan sel kanker. Khasiat sitotoksik limfosit ditingkatkan Andrographolide untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.

Dengan demikian, senyawa kimia Andrographolide mampu melindungi hati, melawan kanker, juga meningkatkan kekebalan tubuh. Sejauh ini, sambiloto telah dikenal sebagai bahan obat-obatan. Herbal ini di antaranya dapat mengobati beberapa penyakit berikut:

Kencing manis
Sebanyak 1/2 genggam daun sambiloto dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih. Sisakan rebusan 2 1/4 gelas. Tunggu dingin, lalu saring. Minumlah air saringan sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.

Demam
Satu genggam daun sambiloto ditumbuk dan tambahkan 1/2 cangkir air bersih. Saring lalu minum sekaligus. Tumbukan halus daun sambiloto juga bisa digunakan sebagai tapal untuk meringankan demam.

Influenza dan sakit kepala
Ambil 1 gram bubuk kering sambiloto. Seduhlah dengan cangkir air panas secukupnya. Tunggu dingin lalu minum, 3-4 kali sehari.

Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering 9-15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Hasil saringan air rebusannya diminum sehari 2 kali, @ 1/2 gelas.

Darah tinggi dan batuk rejan
Ambil 5-7 lembar daun sambiloto segar. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Aduk dan tambahkan madu secukupnya. Setelah dingin minumlah. Lakukan 3 kali sehari.

Digigit binatang berbisa
Ambil segenggam daun sambiloto. Seduh dengan air secukupnya. Minumlah air seduhan 1 kali sehari @1/4 cangkir. Ampasnya dapat dioleskan pada luka gigitan.

(sumber : suara merdeka.com)

Selengkapnya...

Monday, June 07, 2010

Asma (Terapi ala Hembing)

Asma adalah penyakit penyempitan saluran pernafasan sementara waktu sehingga menjadi sulit bernafas. Gejala asma ditandai nafas yang berat/sesak nafas disertai nafas berbunyi hingga terjadi kegagalan pernafasan yang membahayakan.
Saat menarik nafas, tekanan dalam dada menurun sehingga udara dapat masuk. Berkurangnya tekanan membantu mempertahankan agar saluran pernafasan tetap terbuka. Saat menghembuskan nafas, tekanan di dalamnya meningkat sehingga mempengaruhi dinding saluran pernafasan dan cabang-cabangnya sehingga menjadi pipih. Keadaan ini menyebabkan saluran pernafasan menjadi sempit sehingga sulit menghembuskan nafas. Hal inilah yang menyebabkan penderita asma mengalami kesulitan saat menghembuskan nafas, yang biasanya juga disertai timbulnya suara.

Penyebab asma :
Asma merupakan salah satu gangguan yang dapat disebabkan oleh faktor genetik atau karena alergi. Serangan dapat terjadi karena penderita menghirup serbuk sari ataupun debu rumah. Akan tetapi, kadang-kadang serangan dapat terjadi tanpa diketahui oleh adanya infeksi pernafasan yang parah.
Hal-hal yang dapat memperburuk serangan asma antara lain : tekanan emosional, kelelahan, bau-bauan, asap rokok, perubahan suhu, kelembaban dan lain-lain.

Pengobatan ala Prof. Hembing :
  • 15 gram bunga kenop segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 30 gram akar putri malu/sikejut direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • Lobak putih secukupnya dijus hingga tertampung 1 mangkok, lalu ditim dan diminum.
  • Irisan jahe setebal 3 mm ditempelkan dengan menggunakan koyo hangat/koyo cabe pada titik dazhui.
  • 15 gram bunga melati direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 60 gram rumput jukut pendul direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.
  • 15 gram bunga melati dan 15 gram jahe direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat sebanyak setengah gelas.
Catatan: pilih salah satu resep, lakukan dengan teratur 2 kali sehari
Selengkapnya...

Radang Saluran Kencing

Gejala radang saluran kencing adalah rasa nyeri setiap kali buang air kecil dan frekuensi buang air kecil meningkat (anyang-anyangan)

Penyebab:
Radang saluran kencing terjadi karena masuknya bakteri ke saluran kencing (uretra). Radang saluran kencing lebih banyak menyerang wanita dikarenakan jarak antara anus dan uretra begitu dekat sehingga bakteri mudah sekali menyeberang dari anus menuju uretra melalui liang vagina dan menimbulkan infeksi. Radang saluran kencing ini bisa saja terjadi pada pria, cuma frekuensinya lebih banyak terjadi pada wanita.

Menurut Prof Hembing, Radang saluran kencing dapat diobati dengan:
  • 30 gram sambiloto, 30 gram daun kumis kucing dan 30 gram daun sendok direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudiann airnya diminum selagi hangat.
  • 30 gram daun meniran dan 30 gram daun sambiloto direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminumm selagi hangat.
  • 30 gram kulit semangka kering, 60 gram rambut jagung dan 60 gram akar alang-alang direbus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.
  • 150 gram buah leunca, 60 gram daun sendok segar dan 30 gram meniran direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
Catatan: pilih salah satu resep lakukan secara teratur 2 kali sehari. Jika telah sampai 1 kiur (10-12 hari) pengobatan dihentikan selama 3 hari, setelah itu pengobatan dapat dilanjutkan kembali.
Selengkapnya...

Sunday, June 06, 2010

Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal hampir selalu dimulai dengan infeksi saluran kencing bawah. Jika salah satu ginjal yang terinfeksi, gejala yang menyertainya adalah rasa sakit berada di satu sisi, meluas hingga ke pangkal paha. Namun jika yang terinfeksi kedua ginjal, rasa sakit terasa di kedua sisi pinggang.

Pengobatan infeksi ginjal menurut Prof Hembing W. adalah ....
  • 30 gram daun sambiloto dan 50 gram akar alang-alang direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.
  • 30 gram daun keji beling dan 30 gram meniran direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian diminum selagi hangat.
  • 10-15 gram brotowali yang sudah dipotong-potong, 15 gram daun sambiloto kering dan 15 gram daun kumis kucing direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 30 gram bunga matahari direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
Catatan: pilih salah satu resep tersebut, dan lakukan secara teratur 2 kali sehari
Selengkapnya...

Sunday, May 30, 2010

Batu Ginjal dan Pengobatannya

Pada awalnya batu ginjal tidak menimbulkan keluhan. Sewaktu batu sudah agak besar, batu bergeser dan menggelinding ke saluran ureter sehingga timbul rasa nyeri yang hebat di daerah pinggang. Selanjutnya, jika batu sampai ke bagian bawah saluran ureter, nyeri akan berpindah ke arah daerah pangkal paha yang disertai keluarnya darah bersama air seni.

Penyebab:
Batu ginjal terjadi karena ketidak seimbangan yang menyebabkan garam-garam dalam air seni mengendap membentuk kristal yang disebut sebagai batu ginjal

Pengobatan batu ginajl menurut Prof Hembing Wijayakusuma adalah :
  • 30 gram daun keji beling dan 30 gram daun kumis kucing direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian airnya diminum selagi hangat
  • 30 gram daun kumis kuing, 30 gram akar alang-alang dan 30 gram rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 30 gram daun keji beling, 30 gram daun sendok, dan 30 gram daun kumis kucing direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 30 gram akar kembang pukul empat direbus dengan air secukupnya kemudian diminum selagi hangat.
  • 5 lembar daun tempuyung segar, 6 buah jagung muda dan 3 gram gula enau dipotong-potong lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian diminum selagi hangat.
Catatan: Pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.
Sumber: Prof Hembing Wijayakusuma

Selengkapnya...

Thursday, May 27, 2010

Mengatasi Asam Urat Tinggi (Gout)

Serangan nyeri akibat gout (asam urat tinggi) seringkali terjadi mendadak saat tidur, yang biasanya menyerang ibu jari kaki, tumit dan lutut. Daerah disekitar persendian memerah, bengkak dan mengkilat.
Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindari asam urat tinggi antara lain :
  • mengurangi megkonsumsi jeroan, daging, kacang, kol, kembang kol, kangkung, bayam, rebung, es, daging kambing, emping/mlinjo, kerang dan lain-lain.
  • menghindari minum alkohol
  • memperbanyak minum air
Penyebab :
Gout adalah sejenis artritis yang disebabkan oleh pengendapan asam urat pada persendian. Asam urat merupakan hasil metabolisme yang mengalir melalui peredaran darah. Jika kadar asam urat terlalu tinggi atau terlalu sedikit yang dibuang melalui air kencing, akan terbentuk kristal-kristal kecil dan akan mengendap pada salah satu persendian hingga menimbulkan rasa nyeri yang amat sangat, bengkak di sekitar persendian dan terjadinya kelainan bentuk persendian.

Pengobatan menurut Prof Hembing Wijayakusuma adalah :
  • 200 gram ubi jalar merah, 5 butir kapulaga, 5 butir cengkeh, 1 butir biji pala, 1 ruas ibu jari kayu manis, 15 gram jahe merah, 10 butir mrica dan gula merah secukupnya direbus dengan 1,5 liter air hingga tersisa 1/2(setengah) liter. Airnya diminum selagi hangat dan ubinya dimakan.
  • 10 lembar daun salam direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • Takokak secukupnya dikonsumsikan menurut selera, dan dilakukan secara teratur.
  • Buah leunca secukupnya dikonsumsi.
Catatan : pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari
Selengkapnya...

Tuesday, May 25, 2010

Terapi Alami Hepatitis

Hepatitis yaitu peradangan pada hati. Gejalanya adalah lemah otot dan sendi sakit, sakit kepala, nafsu makan berkurang, sariawan, pusing, muntah-muntah, demam, air kencing keruh, kulit dan putih mata berwarna kuning, serta kelenjar getah bening bengkak.

Penyebab :
Hepatitis disebabkan oleh virus

Pengobatan menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Penyembuhan dengan Tanaman Obat adalah :
  • 60 gram daun serut (mirten) segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian diminum selagi hangat
  • 30 gram akar sawi tanah dan 30 gram temu lawak yang sudah diiris iris direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian airnya diminum selagi hangat
  • 25 gram temu lawak, 25 gram kunyit dan 30 gram sambiloto direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.
  • 25 gram bangle dan 15 gram temu lawak diiris iris kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc lalu diminum selagi hangat
  • 60 gram akar bunga tasbih segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 15 gram batang bougenvil direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat
Catatan : pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara terartur 2 kali sehari. Setelah dilakukan selama 1 kiur (10-12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu pengobatan dpat dilanjutkan kembali

Selengkapnya...

Monday, May 24, 2010

Ramuan Herbal untuk Anemia

Anemia merupakan suatu keadaan kekurangan sel-sel darah merah atau merupakan gangguan dalam hal kemampuannya mengangkut oksigen. Gangguan ini ditandai rasa lemas, pusing, mata berkunang-kunang dan wajah pucat. Pada keadaan yang sangat parah, kekurangan oksigen dapat mengganggu pekerjaan jantung.

Penyebab:
Anemia dapat disebabkan oleh pengonsumsian makanan yang kurang mengandung zat gizi, gangguan menstruasi, keadaan apapun yang menyebabkan kehilangan darah dalam jumlah banyak (misalnya luka parah, bersalin) atau akibat adanya penyakit tertentu (misalnya, malaria, TBC menahun dsb)
Faktor-faktor berikut ini baik sendiri maupun bersama-sama dapat mengakibatkan anemia :
  • kehilangan sel darah merah dalam jumlah banyak
  • kerusakan sel darah merah
  • kekurangan bahan dasar untuk membuat sel darah merah
  • kegagalan sumsum tulang dalam membuat sel darah merah dalam jumlah yang memadai
Pengobatan :
  • 60 gram daun bayam merah direbus dengan air secukupnya, tambahkan 1 kuning telur ayam kampung kemudian dimakan
  • Hati ayam secukupnya dan 10 butir angco direbus/ditim kemudian dimakan.
Catatan: pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari
Sumber: Penyembuhan dengan Tanaman Obat oleh Prof Hembing W

Selengkapnya...

Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)

Tekanan darah dikatakan rendah bila tekanan sistoliknya kurang dari 100 mmHg. Akan tetapi bagi orang-orang tertentu, tekanan darah yang rendah dan bertahan dalam jangka waktu lama merupakan keadaan yang normal. Gejala tekanan darah rendah adalah pusing, mudah lelah, lemas dan lain-lain.

Penyebab :
Tekanan darah yang rendah dapat disebabkan oleh pendarahan yang hebat, kelelahan, stres, pengkonsumsian makanan yang tidak seimbang atau sehabis menderita suatu penyakit.

Pengobatan :
  • 30 gram patikan kebo, 100 gram hati ayam dan 100 gram bayam ditim, kemudian dimakan.
  • 15 gram jahe dan gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 90 gram daun lidah buaya yang sudah dikupas kulitnya dipotong-potong, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Air rebusannya diminum selagi hangat dan daun lidah buayanya dimakan.
Catatan : pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari
Sumber : Prof.Hembing W

Selengkapnya...

Saturday, May 22, 2010

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) dan terapinya

Seseorang dikatakan mempunyai tekanan darah tinggi bila tekanan darahnya di atas 140-159 mmHg sistolik dan 60-90 mmHg diastolik. Gejala umum tekanan darah tinggi adalah pusing, muka merah, sakit kepala, mimisan, tengkuk terasa pegal dan lain-lain.

Penyebab:
Tekanan darah tinggi erat hubungannya dengan gaya hidup terutama gaya hidup yang berhubungan erat dengan emosi negatif. Emosi akan menyebabkan energi terkuras, gerakan jantung menjadi cepat dan tekanan darah menjadi tinggi. Selain itu ada beberapa faktor resiko yang menyebabkan tekanan darah tinggi antara lain : makanan yang tinggi kadar lemak dan garam, stress, obesitas, kebiasaan merokok, kurang bergerak, keturunan dan lain-lain.

Pengobatan :
  • 100 gram seledri dijus, tambahkan madu secukupnya, lalu diminum.
  • Bawang putih dan bawang bombai secukupnya direbus kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • Ketimun secukupnya dijus hingga tertampung 200 cc, lalu diminum.
  • 30 gram rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 2 buah belimbing manis dijus lalu diminum
  • 1 buah apel, 1 lobak yang kecil, air perasan yang diambil dari 75 gram seledri, setengah buah jeruk keprok, dan gula pasir secukupnya dijus kemudian diminum
Catatan : pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari
Sumber : Penyembuhan dengan tanaman obat (Prof Hembing W)

Selengkapnya...

Friday, May 21, 2010

Jantung Koroner dan terapinya

Jantung koroner merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang paling sering dijumpai, yaitu terjadinya penyempitan pada pembuluh nadi koroner yang memasok darah ke jantung. Gejala yang ditunjukkan pada penderita penyakit jantung ini adalah rasa tertekan di dada kiri, meluas ke lengan kiri, leher, dagu, bahu disertai rasa terbakar, mual, pusing, keringat dingin dan lain-lain.

Penyebab :
Penyempitan terjadi karena adanya penumpukan zat lemak di bawah lapisan terdalam dinding pembuluh nada. Penyakit ini dapat dipicu karena gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat serta yang paling mudah adalah stress.

Pengobatan :
  • 30 gram daun dewa segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Airnya diminum selagi hangat.
  • 10 daun miana/iler ditumbuk halus kemudian airnya diminum.
Catatan: Pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari
(sumber: Penyembuhan dengan tanaman obat oleh Prof HM.Hembing W)

Selengkapnya...

Wednesday, May 19, 2010

STROKE dan terapi herbalnya

Stroke terjadi bila pembuluh darah yang menyuplai darah ke otak tersumbat atau pecah. Selain itu dapat juga terjadi akibat gangguan sirkulasi pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak. Gejala-gejala umum yang menyertai timbulnya stroke yaitu terjadinya iskemik yang ditandai dengan sakit kepala, hilangnya kesimbangan, gangguan penglihatan, hilangnya kemampuan berbicara atau hilangnya kemampuan untuk memahami apa yang dikatakan oleh lawan bicara. Jika yang terserang otak sebelah kiri, yang terganggu adalah bagian tubuh sebelah kanan, dan jika yang terserang otak sebelah kanan, yang terganggu bagian tubuh sebelah kiri.

Penyebab:
Faktor-faktor yang dapat memacu terjadinya stroke adalah : tekanan darah tinggi/hipertensi, diabetas, kebiasaan merokok, kebiasaan mengkonsumsi alkohol, kolesterol tinggi, kelebihan berat badan/obesitas dan lain-lain.

Pengobatan ;
  • 60 gram daun dewa segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 10 gram bubuk dari umbi daun dewa (thien chi) diseduh dengan air panas secukupnya, kemudian airnya diminum.
  • 10mgram bawang putih, 1/2 (setengah) buah bawang bombai, 25 gram temu hitam dan 10 gram bunga mawar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • Terung ungu panjang secukupnya dimasak menurut selera kemudian dikonsumsi secara teratur.
Untuk mencegah dan mengatasi stroke yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi/hipertensi"
  • 100 gram seledri kecil dijus tanpa air, kemudian diminum sebanyak 4 sendok teh
Untuk mengatasi stroke yang disebabkan oleh kolesterol tinggi :
  • 5 tangkai daun ceremai segar dan 10 lembar daun jambu biji direbus dengan air secukupnya, kemudian airnya diminum selagi masih hangat.
  • 75 gram kacang tanah direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 30 gram daun salam direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc kemudian airnya diminum selagi hangat
  • 2 butir bawang putih direbus dengan air secukupnya, kemudian airnya diminum selagi hangat.
Catatan :
- Pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari. Setelah dilakukan selama 1 kiur (10-12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu pengobatan dapat dilakukan kembali.
- Umbi daun dewa (thien chi) dapat dibeli di toko obat Tionghoa
Sumber : Prof Hembing Wijayakusuma, Pengobatan dengan Tanaman Obat.
Selengkapnya...

Sunday, May 09, 2010

Terapi Herbal untuk Demam Berdarah

Gejala dari demam berdarah adalah demam yang terjadi secara tiba-tiba, sakit perut, batuk, kerongkongan sakit dan sesak nafas. Pada kulit penderita timbul bintik-bintik merah yang kadangkala diikuti berak darah, perdarahan hidung dan perdarahan pada bagian putih mata.
Penyebab:
Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dengan perantaraan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus.
Pengobatan :

  • Jambu klutuk/jambu biji secukupnya, 10 gram kunyit dan 10 gram temulawak dijus lalu diminum.
  • 30 gram daun dewa segar direbus denga 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 30 gram daun patikan kebo direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • Jika demam tinggi: 60 gram daun sambiloto direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc , kemudian airnya diminum selagi hangat.
Catatan: pilih salah satu resep tersebutdan lakukan secara teratur 2 kali sehari
(sumber: Prof.Hembing Wijayakusuma,Penyembuhan dengan tanaman Obat) Selengkapnya...

Friday, April 09, 2010

Influenza dan ramuan tradisional

Penyakit ini sangat sering terjadi di sekitar kita, rata-rata setiap orang pernah mengalami penyakit ini. Influenza adalah penyakit saluran pernafasan yang ditandai dengan gejala demam secara mendadak, sakit kepala, badan terasa dingin, batuk, pilek, otot-otot sakit dan badan terasa lemah.
Penyakit ini disebabkan oleh virus, sangat mudah menular dan biasanya berjangkit saat udara dingin/lembab yaitu saat musim hujan.
Saat kondisi badan dalam keadaan baik, serangan influenza tidak akan menimbulkan efek yang terlalu berat. Namun saat kondisi tubuh lema, virus influensa mudah sekali menyerang dan menimbulkan akibat yang parah yang jika tidak segera teratasi dapat menyerang otak dan dapat menimbulkan gejala seperti rasa nyeri di kepala, insomia, menurunnya kesadaran, kejang, depresi mental, radang saraf dan lain-lain.
Penyakit ini dapat diobati dengan ramuan tradisional, diantaranya :
  • 15 gram jahe dan 2 batang daun bawang putih direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. Atau,
  • 10 gram bawang putih, 10 gram bawang merah dan 10 gram jahe diiris-iris lalu diseduh dengan air mendidih kemudian tempatnya ditutup selama 15 menit. Setelah itu jahenya dibuang, sedangkan bawang putih dan bawang merahnya bisa dimakan dan airnya diminum. Atau,
  • 30 - 60 gram sawi tanah dan 10- 15 gram bawang putih direbus dengan air secukupnya kemudian airnya diminum selagi hangat. Atau,
  • 60 gram tanaman sawi tanah dan 15 gram bawang putihdirebus dengan air secukupnya kemudian air rebusannya diminum selagi hangat. Pilih salah satu ramuan-ramuan di atas, diminum 2 kali sehari secara teratur.
Sumber : Prof HM Hembing Wijayakusuma


Selengkapnya...

sabily